TAP HMTC No.046/A/HMTC/VIII/2007

SURAT KETETAPAN

Nomor : 046/A/HMTC/VIII/2007

Tentang

Reshuffle Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Computer-Informatika 2006/2007

Himpunan Mahasiswa Teknik Computer-Informatika

Fakultas Teknologi Informasi

Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

 

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, Himpunan Mahasiswa Teknik Computer-Informatika setelah :

Menimbang :

a. Kondisi himpunan dalam keadaan vacuum of power pada bulan juli-agustus 2007.

b. Perlunya sebuah kepemimpinan untuk melaksanakan kerja himpunan kedepannya.

 

Mengingat :

a. Pedoman Umum dan Pedoman Pelaksanaan Kemahasiswaan HMTC tentang Struktur Organisasi HMTC

b. Hasil rapat koordinasi HMTC 2006-2007 yang diadakan pada tanggal 10 Agustus 2007 tentang langkah himpunan kedepannya.

 

Memperhatikan :

a. Banyaknya program kerja yang seharusnya diadakan oleh HMTC

b. Semakin mendesaknya proses kaderisasi bagi mahasiswa baru Teknik Informatika ITS.

 

Menetapkan :

SURAT KETETAPAN HIMPUNAN MAHASISWA TEKNIK COMPUTER-INFORMATIKA FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA TENTANG RESHUFFLE KETUA HIMPUNAN MAHASISWA TEKNIK COMPUTER-INFORMATIKA (HMTC)

Bahwa :

a. Memberhentikan dengan hormat ketua HMTC 2006-2007 atas nama : Aris Sofan Lutfianto (5104100119) mulai tenggal 10 Agustus 2007 pukul 16.00 WIB.

b. Mengangkat Dian Ramadhan (5103100011) sebagai ketua HMTC periode 2007-2008 mulai tanggal 10 Agustus 2007 pukul 16.30 WIB.

c. Perubahan status kekuasaan akan dilakukan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya

 

Ditetapkan di Ruang Sekterariat HMTC

Tanggal 10 Agustus 2007, pukul 16.30

 

Himpunan Mahasiswa Teknik Computer - Informatika

Fakultas Teknologi Informasi

Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

 

Ketua HMTC Sementara

 

 

A. Zainal Abidin

(5102100084)

 

35 Responses to “TAP HMTC No.046/A/HMTC/VIII/2007”

  1. [...] Tali kekang untuk menuju perubahan… [...]

  2. Ketua HMTC Sementara A. Zainal Abidin (5102100084) -> apa ini???
    buktinya mana Mas?

    sek mas, surat kuasa lagi dikirim…

  3. yang tadi serius sekarang guyonan…

    monggo kalo mau kudeta… aku sih gak masalah, fine2 aja

  4. walah om zhen …
    hari gini masih ngurusin hima :D ..
    ndang lulus gih ..
    beri kesempatan pada adek2 kita …
    untuk mengembangkan idealismenya sendiri …
    apakah mau jadiin hima bergerak seperti layaknya ‘mahasiswa’..
    apakah mau jadiin hima tempat ndugem dan bergembira ria ..
    ataukah mau jadiin hima tempat studi mengejar asa..
    atau bahkan tempat jalan 2 dan kumpul belaka ..

    hiduplah seimbang bozzz ..
    ati 2 nyesel lho mengko lek wis lulus ..
    seperti curahan hati beberapa senior kita ..
    yang merasa gagal ..
    merasa memberikan terbaik untuk hima ..
    namun setelah lulus gak terlalu dapat apa2 ..
    dari idealisme yang terlalu menghiba ..

    salam hangat …

    mantan kawan seperjuangan
    (tidak ingin mencampuri himpunan, hanya secuil rasa terima kasih kepada rekan zhain yang telah banyak membantu saya di hima)

  5. ralat mas, surat kuasa entah sdh dibuat ato belum, tapi yg jelas beberapa hari yang lalu saya sudah meminta Ketua untuk membuatnya.

    btw, ah sudahlah, saya anggap ini sebuah kritik, terima kasih.

  6. buat :
    Rahmat (1st response) :
    bukane kahima g ada, g jelas kemana, dan g jelas siapa yang menggantikannya sementara. padahal, tahu sendiri khan, betapa urgennya pada masa-masa sekarang. himpunan harus punya pemegang kekuasaan, orang yang bisa mengambil keputusan secepatnya .. bukan kalo ada permasalahan nunggu koneksi YM dulu. nah kalo lagi g ada kekuasaan (bahasanya) vacuum of power, ya semua berhak ngaku sebagai kahima..

    buat Rahmat (2nd response) :
    g ada niat buat mengkudeta koq, kalo kahimamu itu cepat merespon, harusnya masalah ini sudah selesai berhari-hari yang lalu sejak postingannya saudara Dian Ramadhan ada di BBS.

    buat mas dewa :
    bukan sebagai bentuk apa-apa mas, cuman mengingatkan dengan jalan yang lain. aku g pernah memaksakan sebuah idealisme apapun pada mereka, cuman sedikit mengingatkan jangan sampai ada vacuum of power (apalagi disaat-saat ini, tahu sendiri khan repotnya himpunan pada awal2 sebelum pengkaderan ?)

    buat rahmat (3rd response) :
    ya kalo sudah dibuat baguslah. ndang cepetan .. masih banyak agenda himpunan yang mendesak khan ? usulanku yang kemarin apa sudah ada keputusan ? waktu sudah semakin dekat. (keterlambatan mengambil keputusan itu menjadi contoh buruk adanya vacuum of power dalam HMTC).
    tak tunggu respons positifnya

  7. Wes, lanjut?

  8. wekekeke… numpang lewat ae lah… :mrgreen:

  9. nek ancene gak niat ngurus himpunan yo wes ben jarno diurus ambek arek2 sing niat. ngono ae kok repot.
    yo jen yo?

  10. @mas dewa: yah… aku sih milih jalan jadi bedebah untuk semuanya… idealis sosialis komunis (meskipun cuman bisa nggerundel thok), daripada jadi golongan manusia yang membusuk dengan dunia…

  11. lho …apa..apan..ini……kalian menghina nama baik ITS..ya…….(ngomong opo tho aku iki :D)

  12. to D.R.: lho kep, jaremu mbiyen arep kudeta, aku kahima, kmu wakilnya, lha kok ternyata gini? gimana se? kmu mau mengkhianatiku ya? klo gitu aku ta’ nyari dukungan… nanti kita adu dukungan :)) wkkkkk….

  13. @chemet: lhe, perasaan aku cuman ngomong arep kudeta thok, g onok rencana menjadikan kamu jadi kahima kok :twisted:

  14. to D.R.: wah iki ngajak perang beneran :twisted:
    kita selesaikan lewat DotA aja…

  15. @DR
    terserah.. aku cuma ngingetin adik, shahabat sekaligus kawan zhain koq :P
    cuma jangan nyesel deh kalo ntar ipk ne ga nutut, terus nglamar kerjo gagal di psikotes karena dianggap pemberontak dan tak bisa dianggap kerja sama…
    seperti yang dialami oleh beberapa senior kita yang dulunya idealis tapi bareng lulus/kate lulus nyadar .. kalo kelakuannya idealisme di hima/ormawa terlalu berlebihan

  16. @zhain
    o ya wis lah kalo gitu .. btw ndang digarap Ta ne .. koncomu wis podo sugeh kabeh lo .. gek ndang dirabi adik e .. mosok dijak runtang runtung terus …mengko disambit wong liyo lho

  17. @mas dewa: makane, aku rada emoh kerja di indonesia… bukannya nggak bisa dijak kerjasama… tapi masalah moral rekan kerja… mending kalo mau ancur, jangan setengah-setengah, langsung sekalian aja, kerja di luar… lebih banyak yang nggak munafiknya, bener tho? wkwkwkwkwk :twisted:

  18. wah suangar pek…
    yo lek dikudeta ndang dikudeta
    asek lak an…
    ojo ngomong thok.ok?
    sakjane c aQ yo pengen ngudeta..
    sepurane lek tulisanku kasar…
    mboh iki serius opo ora
    aq yo g ngerti tulisanQ serius opo ora…
    wes ndang dikudeta…
    tak jamin seng ngudeta lek wes ngerti
    masalahe ng hima bakal keteteran…
    tak jamin…

  19. Kalau menurutku sih, seharusnya Zhain tidak bisa serta merta mengaku dirinya sebagai Kahima sementara. Karena nantinya legalitasnya dipertanyakan. BTW, kudeta kok perlu legalitas.

    Seharusnya, pertama, dikembalikan ke ketua RUMJ. Jika Ketua RUMJ juga mbeler, baru menuju langkah selanjutnya.

    Jika militer melakukan kudeta, mereka menggunakan senjata. Namun di Himpunan setahuku semuanya masyarakat sipil. Jadi, kudetanya, menurutku, seharusnya menggunakan model “people power”. Bagaimana caranya? Buat form dukungan, dan suruh mereka mencantumkan nama, nrp dan tanda tangan, mendukung Zhain jadi Kahima sementara dan menugaskan untuk memilih kahima baru. Kalau menurutku sih, setidaknya 200-an tanda tangan lah. :P Jadi bukan “ujug-ujug” mengangkat diri sendiri.

    BTW, aku kok malah ngompori ya?

  20. @ ALL
    wekekeke.. dari yg semula becanda malah jadi serius gini seh.. :lol:

    @ dewa
    mo ngasih tau aja, zhain udah selesai kok TAnya.. tinggal nunggu wisuda aja.. :)

    @ maz KhoL
    RUMJ’ne lho ga onok.. :D mo diserahin ke sapa coba? :lol:

  21. [...] Jalan Hidup Sakjane, pas libur gini males nulis di Blog seh, tapi setelah baca ini, ini, dan ini, terus baca ada orang yang komen kaya gini: # xxxx [...]

  22. @el
    hahaha.. kita2 komennya juga bercanda koq …
    (walah reeek sampe ada yang merasa eneg segala.. maaf beribu maaf ..kl gitu )
    oo.. gitu tah yo wis lah .. selamat…2 ….ditunggu undangan pesta wisuda dari ITS dan wisuda dari hidup yang lama …

  23. buat amir dan seluruh pengurus himpunan yang skrg :
    hehehehehe g bermaksud mengkudeta mir, lagian kurang kerjaan banget main kudeta-kudetaan :p … aku anggap ini sebuah bentuk kritik nyata terhadap kepengurusan himpunan yang sekarang. berapa banyak agenda himpunan yang seharusnya ada tetapi terbengkalai. aku ngerti gmana repotnya ngurus himpunan, karena sedikit banyak aku juga pernah jadi PH, tapi kalo memang mau keluar negeri, g begitu cara mainnya.
    g main tinggal aja..
    gara2 g ada kahimanya, SC OMB aja belum ada SKnya (mereka disuruh kerja tanpa status gt ? ), Proses OMB belum ada kejelasannya (padahal sebentar lagi), RUMJ juga belum ada kabarnya, belum lagi TD, dan lain-lainnya.
    dan yang mendesak juga belum adanya kepanitiaan syukuran wisuda ( kalo memang g ada syukuran juga gpp koq, malah enak karena kita g mbayar :p .. tapi apa ya gt )
    ok .. selamat berbenah diri ..
    kalo katanya vendy : “kalo memang udah g niat, kasih aja pada yang masih niat”

    buat mas kholimi :
    hehehehe kalo g ada kahimanya, khan siapa aja berhak ngaku jadi kahima mas :p (guyoon) … ini aja masih belum ada tanggapan dari yang punya himpunan koq …

  24. #EL

    Ya Ketua RUMJ yang lama toh

  25. @mas khol
    Nah itu dia mas khol,
    Ketua RUMJ yang lama satu cuti (Yunus), yang dua pulkam (Frandi n Adam)
    Gimana coba?

    @dewa
    Kalau itu pendapat anda silahkan saja…
    Tapi kami masih peduli, dan kami belum apatis.
    Kalau sudah apatis ngapain masalah “kecil” gini aja diurus

    @zhain
    Yaapa, lanjut?

  26. @hain
    waduw.. separah itukah.. lha terus apa dong gunanya korbid … jadi ingat sysnya 2002.. walau kahima (wakahima belum ada ) gak ada .. sys tetap jalan.. di purwodadi lagi …dan sukses membentuk kader himpunan yang loyal seperti hain ini..
    jangan cuma kahimanya yang dijitak.. korbidnya juga …apalagi udah ada program kerja dan korbidnya ada…(to solve problem untuk sementara)

    @daniel .
    yo sepurane niel, idealisme mahasiswa ambek mantan mahasiswa bedo lah … (opo maneh aku waktu dadi mahasiswa y gak idealis2 nemen.. melu hima mik anut grubyuk ngewangi konco sing butuh bantuan ) ah wis lah .. ngapain juga mantan anggota ngurusi ..

  27. @DEW

    Eh, SYS-nya 2002 itu kan, Kahima-nya Hendra 2000 ya?

    Apa benar beliau hilang sepenuhnya?
    Yang ini kan hilang sejak Juli.

    Selain itu, bukankah, pada saat itu beliau sudah menyerahkan mandat sama Kamal dan Fadelis?
    Maaf jika ingatan saya ternyata sudah tidak sejauh tahun 2002.

    Ketiga, berbeda dengan kondisi saat ini, pada waktu itu Raja Teknologi Surabaya dan Mr. DJ belum begitu menancapkan kukunya, sehingga pelaksanaan SYS, meskipun sangat mendesak untuk segera dilakukan, tapi jangkanya masih panjang.
    Berbeda dengan sekarang yang dipaksa hanya boleh dilaksanakan beberapa jam sejak dimulai.

    BTW, idealisme apaan ya?
    Kalau aku dulu, aku ngurusin Hima cuma karena Hima begitu banyak membantu aku, sehingga: “Bantu balik Hima”. Kalau gak percaya, 2 tahun pertama di ITS, aku gak ngurusi Hima sama sekali.
    Tidak ada idealisme, mahasiswa harus begini begitu.

    Bahkan ketika ada masalah SK Raja tersebut, waktu SYS 2003, dengan cueknya aku bilang, ayo kita thabayyun ke Tuan Raja. Akhirnya separuh dari kami setuju dan berjalan ke Istana serta diterima oleh Tuan perdana Mentri Zidane. Setelah itu langsung omongan kami ditolak oleh Mr. DJ yang ditelp oleh Tuan Zidane dengan pengeras suara.

    @PS
    Kalaupun dikatakan idealisme, salah satu idealismeku mungkin hanyalah, jika kamu tidak suka dengan kebijaksanaan seseorang, langsung temui orang itu.

    @DAN
    Langkah selanjutnya sudah ku tulis.

    @PS again
    Gelar Raja itu sebenarnya untuk aku atau siapa ya? :D

  28. @khol..
    maksudku tu, lek kahima ne lali (karena pusing kakean urusan,apalagi dengar 2 beliau ke LN membawa nama negara ) .. mbok yo dielingno ambek korbid e ..tanya2 kek, sms kek.. mas kahima, habis ini ada format , ada syukuran wisuda , mohon saya diberi mandat, opo gak perlu mandat2 an, langsung dilakoni wae mosok nggawe acara welkom party/ syukuran wisdua wae perlu seremonial pengesahan panitia segala …. karena korbid lah yang bertanggungjawab secara langsung atas terlaksananya sebuah kegiatan … lha lek korbid e lali , opo maneh kahimane ..

    btw you know who wis gak ono yo .. mr zidane sisan.. wis lah, semoga kedepannya antara jurusan, dekanat bisa lebih akur dengan mahasiswa .. rektorat jg tapi rektorat gpp sih..panggone adoh

  29. sek2 duh kok gini ya?
    mandat udah kok, cuman lupa aja gk dibikin suratny, makanya trima kasi bwt mas hain yg tlah mengingatkan…
    lagian kahima perginya sejak agustus kok, bukan sejak juli…

  30. wow … seru juga ceritanya.. :)

  31. ati 2 nyesel lho mengko lek wis lulus ..
    seperti curahan hati beberapa senior kita ..
    yang merasa gagal ..

    MERASA memberikan terbaik untuk hima ..
    namun setelah lulus gak terlalu dapat apa2 ..
    dari idealisme yang terlalu menghiba ..

    Cuih, jadi pingin ketawa sampek kurus deh kalau lihat orang yang berani ngomong kayak gini.
    orang yang berani mengaku idealis itu berarti berani terima resiko (baca: gak sukses, gaji cuma sedikit diatas UMR, gak/terlambat kawin) itu baru namanya orang idealis.

    kalau ada orang ngaku idealis terus nyesel, motif dan kontribusinya kayaknya perlu diaudit ulang deh, apalagi keikhlasannya :P

    Perasaan semua orang IDEALIS (BUKAN MENGAKU IDEALIS APALAGI MENGAKU AKTIFIS KAYAK MANTAN REKTOR YANG BOIKOTER TAPI NGAKU AKTIFIS) yang tak temui sukses semua tuh :P atau ada contoh yang gagal?

  32. [...] At least sampai sekarang aku masih percaya sama Kahlil Gibran dan SOAD. Tapi gara-gara baca komen ini, aku jadi tergoda untuk nulis lagi tentang tempat mulia dengan kurator keparat ini. Terus baca [...]

  33. @DEW

    Pak SBY pun kalau keluar negeri membawa nama negara. Lebih besar mana urusannya? ^_^

  34. @mardun ..
    ya bagi aq terserah masing2 seh .. (di bawah komen aku udah bilang .. cuma mau ngingetin hain, koq masih direpotkan oleh HIMA, alhamdulillah kalo dia udah lulus) …
    idealis memang gak pernah (ngerasa) gagal , definisi kegagalan itu cuma sukses yang tertunda… tinggal mudah menyerah atau gak gitu aja …ada satu jalan ketutup.. pasti ada jalan lain kebuka …
    semoga yang merasa pernah dikecewakan oleh idealismenya sendiri terhadap himpunan bisa segera menemukan jalan baru untuk menata kembali kehidupannya ..(i don’t think so to blame .. mereka juga punya hak untuk berfikir seperti itu..mungkin ada pengalaman2 baru yang membuat pikiran berubah … terlalu jauh menyamakan mereka dengan aktivis mahasiswa yang pada akhirnya ikut2 an jadi garong negara )…
    semoga ente dan rekan2 yang memiliki idealisme tetap bisa memegang idealismenya sampai tua tidak hanya sebatas pada himpunan tapi juga dengan memberikan kontribusi kongkrit pada bangsa dan negara ini ..
    semoga rekan2 yang aktif di hima hanya karena motif pengalaman, jalan2, mbantuin teman, happy2 bareng rekan2 , dugem (duduk gembira a.k.a cangkrukan), dapat duit dari jualan lewat TC . com juga bisa mendapatkan apa yang diinginkan ..
    semga rekan2 yang aktif di hima karena CV juga nyadar bahwa CV anda tidak akan berarti apa2 jika tidak didukung oleh kompetensi dan pengalaman yang sebenarnya…

    @khol
    heheh bos .. sby ki presiden.. dia kalo lupa punya setneg yang mengingatkan .. aris ki kahima … harusnya sethima atau paling tidak staffnya juga mengingatkan …

  35. :)
    Jadi ingat reaksi pertama dulu saat melihat berita ini, termasuk comment-commentnya..

Leave a Reply